Menu Close

Ingin Tingkatkan Skill Dan Punya Penghasilan Tambahan Saat Pandemi? Caranya Mudah!

Bahkan kain satu lapis, sudah tidak disarankan tetapi untuk mempertebal menjadi dua lapis dan bahkan tiga lapis agar debu yang beterbangan tidak bisa menyerang pernapasan. Dengan demikian, pegiat usaha dapat memulai usaha baru dari sektor ini untuk menghasilkan revenue yang baik dan menjadikan pekerjaan ini sebagai langkah awal dalam keadaan regular baru. Agar kedepannya usaha-usaha ini menjadi nilai tambah untuk perekonomian yang kian lesu pada saat ini. Menjaga kebersihan dengan menggunakan hand sanitizer juga menjadi sebuah kewajiban saat ini.

Tidak ada satu agamapun yang tidak mengagungkan seorang ibu. Semua orang sukses yang saya kenal tidak ada yang mengabaikan ibunya. Terakhir kali kejadian ‘aneh’ yang pernah saya temui adalah ketika saya membantu salah satu perusahaan direct selling terbesar di Indonesia dengan omset 4 milyar sehari. Setiap kali pembukaan kantor cabang baru di daerah, bukan direktur yang potong pita, tetapi beliau menyerahkan ke ibunya untuk melakukan itu. Oh ya, kantor cabangnya sudah lebih dari 300 di seluruh Indonesia. Ini, kalau teman saya bilang, berhubungan dengan hal-hal diluar keduniawian.

Usaha/ bisnis yang bisa kita kerjakan, dan buat di masa pandemi ni

Sejak saat itu, dalam waktu kurang dari 6 bulan, dia bisa bangkit kembali dan terus melejit sampai dengan sekarang. Saya sendiri sempat bingung ketika diceritain oleh salah satu pengusaha journey agent yang sangat sukses di Bandung. Ceritanya adalah teman saya ini dalam kondisi yang sangat kepepet.

Artinya, seseorang yang ingin menjadi reseller harus menyetok barang terlebih dahulu. Setelah meriset bisnis potensial apa saja yang berpeluang meraih pasar di tengah pandemi, langkah selanjutnya dalam memulai bisnis di tengah pandemi adalah menentukan mana yang kira-kira bisa Anda jalankan. Memulai bisnis di tengah pandemi bisnis tidak harus langsung memakan modal besar. Sesuaikan kebutuhan modal dengan kondisi Anda sekarang ini. Sebagai contoh, Anda mengalami penurunan pendapatan cukup drastis gara-gara pandemi dan uang tabungan mulai terpakai untuk menutup kebutuhan sehari-hari.

Sekarang sudah banyak pelanggan yang tidak membeli produk pakaian sebelum mereka mengetahui bahannya. Karena jika hanya melihat dari tampilan fotonya, belum tentu kualitasnya baik. Maka dalam menuliskan produk pakaian seperti jaket, Sebutkan fitur dan keunggulan dari produk anda dengan kalimat yang ringan dan sesuai dengan tren sekarang.

Lalu, apa yang harus kita persiapkan untuk mrlakukan kebiasan adaptasi baru dalam kegiatan kita sehari-hari ? Secara pribadi, persiapkan psychological untuk menerima segala perubahan kebiasaan yang akan terjadi. Semua orang diminta berperilaku hidup sehat dan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yang selama ini sering didengungkan. Segera mandi dan berganti pakaian sebelum kontak dengan anggotakeluarga di rumah. Bersihkan handphone, kacamata, tas, dan barang lainnyadengan cairan desinfektan. Mengatur asupan nutrisi makanan yang diberikan oleh tempat kerja, pilih buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk, jambu, dan sebagainya untuk membantu mempertahankan daya tahan tubuh.

D tengah kelesuan ekonomi akibat pandemi ini, bukan berarti tidak tersisa peluang dan kesempatan sama sekali. Masih banyak peluang bisnis-bisnis baru yang bisa Anda jajaki dan berpotensi menghasilkan keuntungan di tengah kondisi krisis. Merintis bisnis yang prospektif juga bisa menjadi jalan keluar bagi Anda yang saat ini secara finansial telah terimbas pandemi. Bagaimana langkah memulai bisnis di tengah pandemi dan kelesuan ekonomi seperti saat ini? Jujur yang paling bikin nggak berani memulai usaha itu takut ruginya ehehhe, takut banyak hutang juga. Kalau ga mau untung atau rugi berarti nggak berani jadi pengusaha ya.